Ketidak-sempurnaan fisik ternyata tidak serta merta membuat orang-orang
hebat tersebut ini terhenti untuk berprestasi dan menjadi orang hebat.
Bahkan dengan keterbatasan mereka yang mempunyai tubuh tidak sempurna,
mereka berhasil menjadi orang-orang hebat di bidangnya. Siapa saja
mereka ?
Berikut ini adalah 10 orang cacat (tanpa kaki) yang justru mempunyai
kemampuan yang luar biasa. Ada yang menjadi juara gulat, perenang,
photograper dan ada yang mengabdikan hidupnya untuk menjadi pekerja
sosial.
Simak kisah kehidupan mereka, dan semoga menjadi inspirasi dan motivasi
bagi kita semua yang Alhamdulillah telah dianugerahi dengan anggota
tubuh yang komplit sempurna untuk tidak gampang menyerah dalam mengejar
pencapaian yang diharapkan, apapun itu.
1. Eli Bowen. Orang tak berkaki yang menjadi pemain akrobat.
Eli Bowen yang luar biasa ini, lahir di Ohio pada tanggal 14 Februari
1844 dari sepuluh bersaudara. Saudara-saudaranya lahir dengan fisik yang
sempurna, namun Eli lahir dengan kaki yang proporsional terpasang
langsung ke pinggulnya. Pada intinya, Eli Bowen adalah seorang pria yang
lahir dengan kaki tapi tidak mempunyai kaki. Meskipun konfigurasi
fisiknya yang tidak sempurna, tapi Eli berusaha untuk menjalani kehidupan yang luar biasa. Ia Ingin menjadi pemain akrobat.
Eli belajar awal untuk menggunakan lengan dan tangannya untuk
mengkompensasi kurangnya kaki. Dengan blok kayu di telapak tangannya dan
menggunakannya sebagai "sepatu", Eli mengangkat tubuhnya untuk berjalan
di tangannya. Sebagai hasil dari proses tersebut serta Bowen yang buruh
tani, mantap mengembangkan kekuatan yang sangat besar dan bahkan di
masa dewasa ia mampu menavigasi 140 pound framenya dimana saja ia
memilih.
Ia memulai karier profesionalnya pada usia 13 dengan ikut berbagai
rombongan sirkus sebelum akhirnya melakukan tur mandiri, tampil di
museum dan akhirnya tur Eropa dengan Barnum dan Bailey Circus.
Dia memiliki reputasi untuk menjadi bintang yang megah dalam acrobat dan
untuk berprestasi fenomenal kekuatannya. Dijuluki sebagai "The Legless
Acrobat", Eli Bowen dikenal dengan kemampuannya yang luar biasa. Eli
yang punya tinggi hanya 24 inci tidak pernah keberatan mendaki tiang
setinggi 13 kaki dalam rangka untuk menyeimbangkan pada tubuhnya dengan
satu tangan pada puncak tiang tersebut. Ketika ia tumbuh dewasa, Eli
Bowen juga menjadi terkenal karena terlihat tampan, dan pada satu titik
ia dianggap oleh banyak orang sebagai orang paling tampan dalam bisnis
pertunjukan.
2. Huang Jianming. Orang tak berkaki yang mendaki Tembok China.
Seorang pria yang telah kehilangan kakinya dalam sebuah kecelakaan kereta api naik Tembok Besar China pada tahun 2006.
Huang Jianming dari kota selatan China, Shenzhen, kedua kakinya
diamputasi pada tahun 1994, setelah ia jatuh dari gerbong kereta.
Tingginya kini hanya 85 cm dan berat 39kilogram. Huang yang menyebut
dirinya "setengah manusia" karena ia telah menjadi setengah ukuran
rata-rata orang umumnya yang disebabkan oleh kecelakaan. Ia menaiki
Tembok Besar selama dua jam dengan menggunakan kekuatan tangannya,
mendorong diri menaiki tangga berbatu di depan ratusan wisatawan yang
bengong.
Setelah kehilangan kakinya, Huang ditinggalkan oleh istrinya karena ia
kehilangan mata pencahariannya, tapi Huang tetpa bertekad untuk hidup
normal. Dia mulai berlatih menulis kaligrafi dan menjadi seniman
jalanan, melakukan perjalanan dengan keliling melalui lebih dari 20 kota
di China dalam sepuluh tahun terakhir.
"Saya berharap, ketika
wisatawan melihat saya, seorang pria setengah, mendaki Tembok Besar dan
menikmati hidup menjadi manusia sejati, mereka akan berpikir tentang
potensi diri mereka sendiri." Demikian ujar Huang.
3. Kevin Connolly. Fotograper tak berkaki yang mengambil gambar orang-orang yang menatapnya.
Ketika Kevin Connolly berumur 10 tahun saat keluarganya membawanya ke
Disney World, tapi untuk beberapa pengunjung Disney World saat itu,
Connolly menjadi pusat perhatian. Connolly lahir tanpa kaki, sudah
terbiasa dengan tatapan iba orang asing dan itu membantunya untuk mulai
memahami bahwa lensa bisa bekerja di dua arah.
Pada perjalanannya ke Eropa sendirian, lebioh dari satu dekade kemudian,
ia merasa orang-orang menatapnya. Lalu Connolly mengangkat kamera ke
pinggulnya dan memotret tampang orang-orang itu. Connolly akan
mengulangi kegiatannya ini sampai 32.000 kali lebih selama
perjalanannya, menciptakan beragam portfolio individu dari berbagai
negara.

Dia memposting beberapa photonya secara online, dengan judul "Pameran
Rolling". Banyak dari orang-orang yang dia temui, tidak menunggu dia
untuk menjelaskan alasan mengapa ia tidak mempunyai kaki. Sebaliknya,
secara otomatis mereka membuat persepsi sendiri-sendiri tentang apa yang
terjadi pada Connolly, sesuai dengan lingkungan sendiri atau perasaan
pribadi. Sebagai contoh, saat bepergian ke Selandia Baru, seorang wanita
menganggap Connolly adalah seorang korban serangan hiu. Di Rumania lain
lagi, beberapa mengira dia seorang pengemis. Dan di sebuah bar di
Montana, seseorang membelikannya bir dan mengucapkan terimakasih atas
jasanya karena dia percaya bahwa Connolly adalah seorang veteran terluka
dari Perang Irak.
4. Italo Romano. Pemain Skateboard yang tak berkaki.
Italo Romano adalah seorang pria tak berkaki yang menjadi pemain skateboard berbakat.
Dengan keterbatasannya yang tidak mempunyai kaki, Italo Romano menjadi
kehidupannya dengan cara di mana ia telah mengatasi kendala utama
menggambarkan bagaimana pikiran manusia dan tubuh manusia dapat
beradaptasi cukup baik dalam menghadapi kesulitan besar.
5. "Mama Bangku" , Wanita tak berkaki yang membesarkan 130 anak.
Xu Yuehua (55 tahun), yang kehilangan kakinya dalam sebuah kecelakaan
kereta api pada saat berusia 13 tahun, telah menghabiskan 37 tahun
hidupnya untuk membesarkan anak-anak di sebuah lembaga kesejahteraan
sosial. Dia telah merawat lebih dari 130 anak-anak yang hidup di lembaga
tersebut. Dia bergerak tanpa kaki dengan menggunakan sepasang bangku
kecil untuk menopang tubuhnya yang bergerak gesit kesana-kemari sehingga
anak-anak memanggil dia "Mama Bangku".
Mama bangku merasa senang merawat anak-anak ini dan tidak pernah
menyesal melakukannya. Xu Yuehua, yang telah menjadi yatim piatu pada
saat masih kecil, mengabdikan dirinya untuk membesarkan anak-anak di
Rumah Kesejahteraan Sosial Xiangtan. Disana juga adalah tempat yang sama
yang telah membantunya melalui masa-masa sulitnya.
6. Vinod Thakur. Penari tak berkaki yang menjadi Bintang India's Got Talent.
Seorang penari hip-hop tak berkaki muncul pada reality show televisi
India. Dengan gerakan cepat dan lincahnya, dia menari dengan
keterampilan akrobatik.
Dia adalah Vinod Thakur, pemuda berusia 21 tahun yang meraih ketenaran setelah tampil di acara televisi India's Got Talent.
Lahir tanpa kaki, Vinod dengan cepat belajar cara berjalan dengan tangan
di rumahnya di timur Delhi. Acara TV India's Got Talent
--yang adalah bagian dari kerajaan konglomerasi Simon Cowell--
memberikan hadiah sebesar £ 68.000, jauh dari gajinya sebelumnya yang
cuma sebanyak £ 85 sebulan, saat ia bekerja sebagai teknisi ponsel.
Apalagi, dia adalaha mahasiswa ekonomi dan dia mulai menari lima bulan
sebelum itu. Vinod berlatih sendiri dengan melihat video yang dia
download di warnet setempat.
7. Lance Benson. Orang tak berkaki yang ikut lari Marathon di New York.
Lance Benson, 36 tahun sejak lahir sudah tidak mempunyai kaki, namun hal
tersebut tidak membiarkan dia menghentikannya. Dia bersaing dalam
acara-acara olahraga dengan duduk di atas skateboard dan menggunakan
tangannya untuk mendorong dirinya sendiri. Ia mengawalinya lewat New
2005 ING York City Marathon hanya dalam hitungan 3 jam dan 37 menit, dan
berkompetisi di Miami 2006 ING Marathon juga.
Benson memulai latihan dengan sederhana pada tahun 2004. Dia adalah
marathoner hanya di negara untuk menggunakan skateboard dalam marathon
sepanjang 42 KM. Dia adalah seorang pria yang bahkan ketika masih
anak-anak, menolak untuk duduk di kursi roda dan pada saat masih balita,
dia belajar berjalan di prostesis.
8.Qian Hongyan. Gadis kecil yang harus menggunakan bola basket sebagai tubuh prostetiknya.
Qian Hongyan yang tepaksa menggunakan setengah bola basket sebagai tubuh
palsu itu, menginspirasi jutaan orang dengan ambisinya untuk bersaing
sebagai perenang dalam Praolimpiade 2012 di London.
Pada tahun 2000, Qian Hongyan, terluka tragis dalam sebuah kecelakaan
mobil ketika ia masih berumur 3 tahun. Untuk menyelamatkan hidupnya,
para dokter yang merawatnya terpaksa mengamputasi kaki Qian. Keluarga
Qian yang tinggal di Zhuangxia, China, tidak mampu membayar prosthetics
modern dan sebagai gantinya digunakan setengah bola basket untuk Qian
berjalan. Setelah pada bola, dia menggunakan dua alat peraga kayu untuk
membantu bergerak ke sekeliling.
Dia berjuang untuk hidup dengan bola basket sebagai sebuah underprop,
"berjalan" antara sekolah dan rumahnya. Cerita tentang gadis kecil Qian
dilaporkan secara luas di negara tersebut, dan menarik perhatian
Kementrian Keamanan China dan Pusat Rehabilitasi dan Riset China. Qian
sekarang memiliki sepasang kaki palsu yang tepat, tapi masih mengatakan
dia suka menggunakan bola basket dari waktu ke waktu karena lebih mudah
baginya untuk masuk dan keluar dari kolam.
9. Pemain American Football tak berkaki yang juga menjadi raja homecoming.
Photo tersebut diatas bukanlah editan Photoshop. Itu adalah Bobby Martin
dari Dayton Ohio. Ia dilahirkan tanpa mempunyai sepasang kaki, tapi hal
tersebut tidak membuat dia terus meratapi keadaannya. Dia bermain sepak
bola dan dengan tubuhnya yang tanpa kaki, dia benar-benar bermain
sepakbola. Dia juga jadi raja homecoming. Dia berjuang dengan susah
payah untuk menjadi raja. Dia telah dinobatkan sebagai "Bobby Martin
Homecoming King".
10. Anthony Robles. Pegulat berkaki satu yang menjadi juara nasional.
Adalah Anthony Robles dari Arizona State University yang hanya memiliki
satu kaki, tapi itu tidak menghentikan dia dari menjadi juara nasional
gulat kelas berat.
Lahir dengan satu kaki, Robles mengambil kelas 125-pound dengan 7-1 kali
menang atas juara bertahan Matt McDonough of Iowa. Kinerja Robles telah
membuatnya mendapatkan penghargaan gulat.
Ia mengambil kontrol dalam periode pertama, melompat keluar untuk
memimpin 7-0 dengan pencopotan dua poin dan dua ternyata mengenai bahu
McDonough untuk menambah lima poin lagi. Robles menggunakan daya
gripping pada orang-orang bergantian.
"Gaya miring saya karena saya punya pegangan yang kuat, dan itu karena kruk saya," demikian katanya.
Itulah 10 Orang yang karena satu dan lain hal mempunyai keterbatasan
fisik yaitu tidak memiliki kaki, tapi keterbatasan tersebut tidak
membuat mereka menyerah pada hidup. Malah membuat mereka tampil menjadi
orang-orang hebat di bidangnya.
Semoga tulisan ini bisa menginsiprasi sobat-sobat Kang Soegi dan bisa bermanfaat.
disarikan dari berbagai sumber.